Pengertian Dan Fungsi Transformator

Pengertian Dan Fungsi Transformator

Pengertian Dan Fungsi Transformator – Setiap peralatan elektronika hampir sebagian besar menggunakan listrik dalam peng-operasiannya.  Di sinilah arti penting dari fungsi transformator. Pengertian transformator atau trafo secara ringkas adalah komponen elektronika untuk menyalurkan tenaga atau daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya dengan frekuensi sama dan dari AC ke AC.  Transformator lebih lazim dan umum disebut trafo.  Bentuknya empat persegi panjang.  Di dalamnya terdapat susunan pelat baja berbentuk huruf E.  Selain itu terdapat kawat tembaga berukuran kecil yang melilit pelat tersebut.  Ada dua lilitan, yakni primer dan sekunder.

Sebelum sampai pada pelat dipisahkan dengan (dilapisi) kertas yang disebut koker.  Kawat tembaga itu dililitkan pada koker.  Koker tersebut dibentuk sesuai pelat di dalamnya.

Transformator

Jenis Transformator

Dalam dunia elektronika dikenal bermacam-macam trafo sesuai dengan fungsinya masing-masing, antara lain :
- Trafo adaptor,
- Trafo IF (frekuensi menengah),
- Trafo step up/step down,
- Trafo OT (Out Put).
Dalam pemasangannya, antara jenis trafo satu dengan lainnya tidak sama.

Transformator berasal dari kata transformatie yang berarti perubahan. Jadi pengertian transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain melalui gandeng magnit berdasarkan pada prinsip elektromagnetik. Trafo satu fasa sama seperti trafo pada umumnya hanya penggunaannya untuk kapasitas kecil.

Transformator  terdiri  atas  dua  buah  kumparan  (primer  dan  sekunder)  yang  bersifat induktif.  Kedua  kumparan  ini  terpisah  secara  elektris  namun  berhubungan  secara  magnetis melalui  jalur  yang  memiliki  reluktansi  (reluctance)  rendah.  Apabila  kumparan  primer dihubungkan  dengan  sumber  tegangan  bolak-balik  maka  fluks  bolak-balik  akan  muncul  di dalam  inti  yang  dilaminasi,  karena  kumparan  tersebut  membentuk  jaringan  tertutup  maka mengalirlah arus primer. Akibat adanya fluks di kumparan primer maka di kumparan primer terjadi  induksi  (self  induction)  dan  terjadi  pula  induksi  di  kumparan  sekunder  karena pengaruh  induksi  dari  kumparan  primer  atau  disebut  sebagai  induksi  bersama  (mutual induction)  yang  menyebabkan  timbulnya  fluks  magnet  di  kumparan  sekunder,  maka mengalirlah  arus  sekunder  jika  rangkaian  sekunder  di  bebani,  sehingga  energi  listrik  dapat ditransfer  keseluruhan  (secara  magnetisasi).  Berikut  adalah  skema  prinsip  kerja  dari transformator.

Fungsi Transformator

Fungsi Transformator

Untuk keperluan apa tegangan atau arus suatu trasformator diubah, ada beberapa fungsi transformator antara lain :
1.  Digunakan untuk pengiriman tenaga listrik,
2.  Untuk menyesuaikan tegangan,
3.  Untuk mengadakan pengukuran dari besaran listrik,
4.  Untuk memisahkan rangkaian yang satu dengan yang lain,
5.  Untuk memberikan tenaga pada alat tertentu.

Demikianlah sobat, pengertian dan fungsi transformator telah dibahas secara ringkas dan semoga bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply